HEMATOLOGI
Hematologi adalah suatu sistem yang tersusun atas darah dan tempat darah diproduksi, termasuk sumsum tulang dan nodus limpa. Darah berbeda dengan organ lain karena berbentuk cairan di dalam tubuh.
Darah
Di dalam tubuh darah berperan sebagai medium transpor tubuh, volume daraha pada tubuh manusia sekitar 7%-10% dari berat badana normal dan berjumlah sekitar 5 liter.jumlah darah dal tubuh setiap orang berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh usia, pekerjaan, serta keadaan jantung atau pembuluh darah.
Dua komponen utama dara, yaitu
1. Plasma darah, tersusun atas air, elektrolit, dan protein darah.
2. Butir-butir darah (blood corpuscles), tersusun atas eritrosit, leukosit, dan trombosit.
Proses Pembekuan Darah
Proses pembekuan darah melibatkan 3 komponen, yaitu:
1. Komponen Vaskuler atau pembuluh darah, terlibat dalam proses vasokonstriksi
2. Trombosit, membentuk sumbat trombosit
3. Faktor-faktor koagulasi darah di dalam plasma daraah yang berperan membentuk benag-benag fibrin atau bekuan darah yang lebih stabil.
- Vasokonstriksi
Saat terjadi luka pembuluh darah akan segera berkontraksi dengan tujuan menurunkan aliran darah keluar dari pembuluh darah yang terluka.ada beberapa faktor yang mempengaruhi kontraksi pembuluh darah, yaitu:
- Spasme miogenik lokal
- Faktor-faktor autakoid lokal
- Refleks sistem saraf
- Pembentukan Sumbat Trombosit
pada saat dinding pembuluh darah rusak maka karakteristiknya juga akan berubah dengan cepat. Protein-protein kontraktil pada trombosit berkontraksi dan menyebabkan pengeluarangranula-granula yang mengandung berbagai faktor yang aktif. lalu trombosit akan menjadi lengket dan melekat pada kolagen jaringan yang terluka dan pada suatu protein yang disebut von willebrand factor.
- Koagulasi Darah
Proses pembekuan darah dapat terjadi dalam waktu 15-20 menit bila trauma sangat parah dan sekitar 1-2 menit bila trauma kecil. terdapat beberapa substansi yang menginisiasi proses koagulasi darah, yaitu zat pengaktif dari pembuluh darah yang mengalami trauma, substansi yang dikeluarkan dari trombosit dan dari protein-protein darah
ANTIKOAGULAN
antikoagulan biasa digunakan untuk proses pembekuan darah. antikoagulan sering digunakan oleh pasien yang memiliki gangguan pembuluh arteri dan vena yang membuat pasien berisiko tinggi mengalami pembekuan darah.
Obat Antikoagulan
- Heparin, merupakan substansi alami yang berasal dari hati berfungsi untuk mecegah pembentukan bekuan darah. Fungsi utama dari heparin ini adalah untuk menceagh trombosis vena yang bisa menimbulkan emboli paru.Dosis : Dosis pemuatan: diberikan dosis 75-80 U / kg berat badan atau 5.000 U, kemudian 18 U /kg berat badan / jam atau 1.000-2.000 U / jam. Diberikan melalui injeksi intravena (pembuluh darah).
- Farmakologi
Heparin bekerja secara tidak langsung dengan bantuan suatu Plasma Kofaktor, yaitu : AntiTrombin III (suatu α-globulin) untuk menetralisir faktor-faktor XIIa; Kalikrein; XIa; IIa; XIIIa.
AntiTrombin III + Heparin membentuk kompleks yang berafinitas lebih besar dari anti trombin III sendiri dan irreversibel dengan Trombin, sehingga menjadi inaktif.
Heparin menurunkan konsentrasi Trigliserida darah. Hal ini disebabkan Heparin melepaskan enzim Lipoprotein lipase (dari jaringan) yang akan menghidrolisis Trigliserida Chilomicron & VLDL yang terikat pada sel endotel kapiler menjadi asam lemak & Gliserid
- Farmakodinamik
Heparin diberikan untuk gangguan tromboembolik akut, mencegah pembentukan trombus dan embolisme. Obat ini dipakai dengan efektif pada DIC, yang menyebabkan trombus multipil pada pembuluh darah kecil. Mekanisme kerja heparin adalah dengan mengikat antitrombin III membentuk kompleks yang lebih berafinitas lebih besar dari antitrombin III sendiri, terhadap beberapa faktor pembekuan aktif, terutama thrombin dan faktor Xa. Sediaan LMWH (<6000) beraktivitas anti-Xa kuat dan 26 sifat antitrombin sedang.
- Farmakokinetik
Heparin tidak diabsorbsi dengan baik oleh mukosa gastrointestinal, dan banyak yang dihancurkan oleh heparinase, suatu enzim hepar. Oleh karena itu heparin diberikan secara parenteral, baik subkutan untuk mencegah antikoagulan atau secara intravena (bolus atau infus) untuk mendapatkan respon yang cepat. Waktu paruh heparin 1 sampai 2 hari. Masa paruhnya tergantung dari dosis yang digunakan, suntikan IV 100, 400, atau 800 unit/kgBB memperlihatkan masa paruh masing-masing kira-kira 1, 2 dan 5 jam. - Trombolitik
Empat trombolitik yang sering digunakan adalah streptokinase, urokinase, jaringan plasminogen aktivator dan anisoylated plasminogen streptokinase activator complex.
- Farmakokinetik
Streptokinase dan urokinase memiliki waktu paruh ynag singkat, tetapi dapat bertahan sampai sedikit lama. kedua obat enzim ini diberikan secara intravena dan diansorpsi dengan segera.
- Farmakodinamik
Stertokinase dan urokinase bekerja dengan cara merangsang mekanisme fibrinolitik untuk melarutkan bekuan darah. onset kerja, puncak kerja, dan lama kerjanya sama untuk keduanya.





Hallo..saya Michara akan menjawab pertanyaan no 1 :
BalasHapusJadi serotonin adalah zat kimia didalam tubuh yang berperan dalam mengendalikan emosi dan suasana hati. Memang benar kalau serotonin juga terdapat di trombosit , namun keberadaan serotonin tidak mengganggu proses pembekuan darah malahan serotonin juga ikut andil dalam proses pembekuan darah itu. Dimana saat proses pembekuan darah, trombosit akan melepaskan serotonin untuk membantu menyembuhkan luka. Zat ini kemudian membantu menyempitkan arteri kecil yang dapat memperlambat aliran dan membekukan darah
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusHallo wita, saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 2.
BalasHapusKetika mimisan tidak berlangsung pembekuan darah dikarenakan darah keluar melalui bagian epitaksis anterior atau bagian epitaksis posterior. Pada bagian tersebut merupakan pembuluh darah yang terpenting pada hidung karena apabila terjadi gangguan yang cukup serius maka bisa menimbulkan munculnya penyakit yang lainnya
hallo wita saya akan menjawab pertanyaan nomor 3 :
BalasHapusAntikoagulan adalah obat yang berfungsi mencegah penggumpalan darah. Obat ini bekerja dengan cara menghambat kerja protein yang terlibat dalam proses pembekuan darah.
Obat antikoagulan sering disebut sebagai obat pengencer darah, namun sebutan ini kurang tepat. Obat antikoagulan tidak mengencerkan darah, tetapi memperpanjang waktu darah untuk membeku.
Proses pembekuan darah berperan penting untuk menghentikan perdarahan jika terjadi luka. Namun, darah yang membeku dan menggumpal di otak, jantung, atau paru-paru justru berbahaya karena dapat menyumbat atau menghentikan aliran darah ke organ tersebut.jadi aman dikonsumsi
Artikelnya menarik dan sangat membantu, terima kasih yaa
BalasHapusterimakasih, sangat membantu.
BalasHapusArtikelnya sangat membantu dalam memahami antikuagulan terimakasih telah berbagi ilmu
BalasHapusartikelnya sangat bermanfaat sekali
BalasHapusTerimakasih banyak atas ilmunya, artikelnya sangat bermanfaat 🙏🏻
BalasHapusBermanfaat sekali, terima kasih !
BalasHapusTerimkasih informasinya semoga bermanfaat untuk sari
BalasHapusMakasih banyak sangat bermanfaat
BalasHapusTerimakasih banyak atas ilmunya, artikelnya sangat bermanfaat 🙏🏻
BalasHapusBlog yg sangat bagus dan detail, mksh banyak yaaa
BalasHapusTrims kak
BalasHapus